Cara Membuat HTML
Kalau
membaca tulisan ini, maka yang anda baca pada dasarnya adalah dokumen HyperText
Markup Language (HTML). Itu adalah tipe dokumen yang digunakan untuk membuat
halaman web yang ditemui pada berbagai situs web. Cara membuat HTML relatif
sederhana dan hanya membutuhkan aplikasi text
editor, seperti notepad di
Windows. Untuk produktifitas lebih baik, saya sarankan untuk menggunakan text editordengan fitur yang
dapat menandai kode HTML dengan variasi warna, seperti aplikasi Notepad++ yang
harus diinstal terlebih dahulu.
Untuk mulai membuat HTML, pertama-tama mari kita lihat bagaimana
struktur minimal dari dokumen HTML dibawah ini:
[html]
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta charset=”utf-8”>
<title>Cara Membuat HTML </title>
</head>
<body>
<h1>Cara Membuat HTML</h1>
<p>Contoh Struktur Minimal Dokumen HTML</p>
</body>
</html>
<html>
<head>
<meta charset=”utf-8”>
<title>Cara Membuat HTML </title>
</head>
<body>
<h1>Cara Membuat HTML</h1>
<p>Contoh Struktur Minimal Dokumen HTML</p>
</body>
</html>
[/html]
Simpan dokumen diatas dari teks editor dengan nama index.html. Pada bagian paling atas contoh
dokumen HTML terdapat teks <!DOCTYPE html> yang merupakan deklarasi doctype. Deklarasi tersebut
adalah cara untuk memberikan petunjuk ke peramban web (web browser) agar menampilkan dokumen
HTML sesuai dengan standar yang ditentukan oleh World Wide Web Consortium
(W3C), yaitu organisasi yang bertanggung-jawab untuk membuat standarisasi
berbagai teknologi yang digunakan di web, salah satunya adalah HTML.
Setelah deklarasi doctype, terdapat teks <html>. Ini
disebut dengan tag. Seperti yang bisa dilihat pada
contoh dokumen HTML diatas, ada beberapa tags berbeda selain <html>.
Sebagian besar tagmempunyai
pasangannya, sebagai contoh tag pembuka <html> selalu
ditutup dengan </html> (perhatikan garis miring “/” pada tag penutup). Tidak semua tag mempunyai pasangan, seperti
<meta> yang berdiri sendiri.
Secara garis besar dokumen HTML dibagi menjadi 2 bagian. Bagian
pertama yang berada didalam <head> tags berisi informasi mengenai dokumen
HTML itu sendiri. Sementara yang berada didalam <body> tags adalah bagian yang ditampilkan
oleh peramban web ke pengguna. Segala sesuatu yang anda baca dan lihat pada
tulisan ini, diletakkan didalam pasangan body tags.
Mari kita lihat daribagian pertama. Didalam head tags terdapat <meta charset=”utf-8”> tag. Teks charset=”utf-8” disebut
dengan atribut untuk meta tag. Atribut terdiri dari pasangan name dan value.Dalam hal ini name adalah charset dan value adalah utf-8. Meta tag digunakan untuk menginformasikan
peramban web, kalau dokumen HTML ini menggunakan character set UTF-8. Bahasa dengan huruf latin,
seperti bahasa Inggris dan Indonesia dapat menggunakan character setUTF-8.
Setelah meta
tag terdapat
<title>Cara Membuat HTML | 9trilliun.com</title>. Pasangan tags pembuka dan penutup dengan konten
yang ada didalamnya disebut dengan elemen HTML. Pada contoh, title element mempunyai konten berupa teks “Cara
Membuat HTML | 9trilliun.com”. Teks tersebut yang berada dalam elemen title menunjukkan judul dokumen HTML.
Ini adalah satu-satunya informasi dalam head yang ditampilkan oleh peramban
web, tepatnya bisa dilihat di tab yang ada di peramban itu sendiri.
Bagian kedua dari dokumen HTML berada dalam elemen body. Pada contoh didalam body terdapat 2 elemen, yaitu h1 dan p. Ketika anda menulis surat,
biasanya dimulai dengan judul (heading) dan diikuti dengan beberapa
paragraf dibawahnya. Begitu juga dengan menulis dengan HTML. Tulisan tersebut
bisa mempunyai judul yang ditandai dengan h1. Suatu tulisan bisa dibagi lagi
menjadi beberapa bagian dan dimulai dengan sub-judul. Anda bisa menandai
sub-judul dengan elemen h2,
h3, …. , hingga h6. Sementara paragraf dalam tulisan
bisa ditaruh didalam elemen p

Post a Comment